Skip to main content

Surabaya, 23 Februari 2025 – Mahasiswa STIKES Griya Husada Surabaya melaksanakan kegiatan PKM Pengabdian kepada Masyarakat (PKM-PM) berupa penyuluhan kesehatan tentang pemanfaatan Tanaman Obat Keluarga (TOGA) Binahong (Anredera cordifolia), Ginseng Jawa (Talinum paniculatum), dan Lidah Buaya (Aloe vera) di Balai RT 04 RW 01 Kelurahan Dukuh Pakis, Surabaya.

Kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi sekaligus bentuk kontribusi mahasiswa dalam meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai pemanfaatan tanaman herbal untuk kesehatan. STIKES Griya Husada Surabaya sebagai institusi pendidikan kesehatan terus mendorong mahasiswa untuk aktif mengembangkan ide kreatif dan inovatif melalui Program Kreativitas Mahasiswa (PKM), khususnya di bidang pengabdian kepada masyarakat.

PKM sendiri terdiri dari berbagai bidang, di antaranya PKM Riset Eksakta, PKM Kewirausahaan, PKM Pengabdian kepada Masyarakat, PKM Penerapan Iptek, hingga PKM Karya Inovatif. Melalui kegiatan PKM-PM ini, mahasiswa Program Studi Administrasi Rumah Sakit STIKES Griya Husada Surabaya berupaya mengajak masyarakat memanfaatkan pekarangan rumah dengan menanam tanaman TOGA yang memiliki manfaat kesehatan.

Berdasarkan hasil survei awal yang dilakukan bersama Ketua RT setempat, diketahui bahwa masyarakat Dukuh Pakis telah memiliki kesadaran cukup tinggi terhadap pentingnya tanaman obat keluarga. Banyak warga yang telah membudidayakan berbagai jenis TOGA di lingkungan rumah masing-masing. Namun demikian, masih terdapat keterbatasan ketersediaan beberapa tanaman herbal yang memiliki manfaat kesehatan tinggi seperti binahong, ginseng jawa, dan lidah buaya.

Melalui kegiatan sosialisasi ini, mahasiswa berharap masyarakat dapat lebih mengenal manfaat tanaman obat tersebut sekaligus terdorong untuk membudidayakannya secara mandiri di lingkungan rumah.

Kegiatan PKM-PM ini menjadi salah satu bukti nyata keterlibatan mahasiswa dalam upaya meningkatkan derajat kesehatan masyarakat melalui edukasi kesehatan berbasis tanaman herbal. Lingkup kegiatan meliputi penyuluhan kesehatan mengenai pemanfaatan TOGA binahong, ginseng jawa, dan lidah buaya serta pemberian bibit siap tanam kepada masyarakat oleh mahasiswa STIKES Griya Husada Surabaya.

Peserta kegiatan melibatkan seluruh warga RW 01 Dukuh Pakis, khususnya masyarakat RT 04 yang hadir mengikuti rangkaian penyuluhan kesehatan secara aktif dan antusias.

Dalam penyuluhan, mahasiswa menyampaikan berbagai materi edukatif mengenai tanaman obat keluarga, di antaranya penjelasan mengenai tanaman binahong, ginseng jawa, dan lidah buaya, manfaat kesehatan dari masing-masing tanaman, cara penanaman dan pelestariannya, hingga hal-hal penting yang perlu diperhatikan dalam budidaya tanaman TOGA.

Selain itu, masyarakat juga diberikan pengetahuan mengenai waktu dan cara panen tanaman, metode pengolahan tanaman herbal, standar penggunaan atau dosis pemakaian, hingga hal-hal yang tidak dianjurkan dalam proses pengolahan tanaman obat seperti pencampuran komposisi yang tidak sesuai.

Dalam pelaksanaan kegiatan, mahasiswa terlebih dahulu menjalin komunikasi dan koordinasi dengan perangkat RT dan RW Dukuh Pakis untuk mempermudah identifikasi kebutuhan masyarakat serta memperlancar pelaksanaan kegiatan penyuluhan kesehatan.

Mahasiswa juga mempersiapkan berbagai sarana penunjang kegiatan seperti leaflet edukasi, materi presentasi, mikrofon, laptop, LCD proyektor, banner kegiatan, meja registrasi, hingga tempat duduk peserta. Selain itu, mahasiswa turut menyiapkan bibit tanaman binahong, lidah buaya, dan ginseng jawa untuk dibagikan kepada masyarakat.

Kegiatan implementasi penyuluhan dilaksanakan sesuai surat izin dan susunan acara yang telah disampaikan kepada Ketua RT 04 RW 01 Dukuh Pakis. Kegiatan diawali dengan sesi registrasi peserta yang ditangani oleh mahasiswa atas nama Ernes, Marni, dan Rudiana.

Selanjutnya, mahasiswa menyampaikan sambutan dan ucapan terima kasih kepada Ketua RT 04 RW 01 serta masyarakat Dukuh Pakis yang telah memberikan kesempatan kepada mahasiswa STIKES Griya Husada Surabaya untuk melaksanakan kegiatan penyuluhan kesehatan di lingkungan setempat.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pengenalan narasumber mahasiswa yang dipimpin oleh Ezra, Agustina, dan Anisa sebelum memasuki sesi inti penyampaian materi.

Pada sesi penyuluhan, masing-masing narasumber menyampaikan materi selama kurang lebih 15 menit. Mahasiswa atas nama Anisa menjelaskan mengenai manfaat dan pemanfaatan tanaman binahong, Agustina menyampaikan materi tentang tanaman lidah buaya, sedangkan Ezra menjelaskan manfaat serta budidaya tanaman ginseng jawa.

Kegiatan berlangsung secara interaktif dengan sesi diskusi dan tanya jawab antara masyarakat dan narasumber mengenai pengalaman pemanfaatan tanaman herbal di lingkungan rumah. Antusiasme masyarakat terlihat dari banyaknya pertanyaan dan ketertarikan warga terhadap budidaya tanaman TOGA sebagai alternatif pendukung kesehatan keluarga.

Melalui kegiatan penyuluhan tersebut, masyarakat mendapatkan tambahan informasi mengenai pemanfaatan tanaman TOGA binahong, ginseng jawa, dan lidah buaya beserta cara pengelolaannya. Hal ini terlihat dari aktifnya interaksi antara narasumber dan peserta selama sesi diskusi maupun berbagi pengalaman terkait penggunaan tanaman herbal di lingkungan rumah.

Selain memberikan manfaat bagi masyarakat, kegiatan ini juga menjadi pengalaman berharga bagi mahasiswa dalam berinteraksi langsung dengan masyarakat melalui kegiatan edukasi kesehatan berbasis pengabdian masyarakat. Kegiatan PKM-PM ini sekaligus mempererat hubungan dan kerja sama antara STIKES Griya Husada Surabaya dengan masyarakat RW 01 RT 04 Kelurahan Dukuh Pakis.

Sebagai bentuk keberlanjutan program, mahasiswa turut menyerahkan bibit tanaman TOGA berupa binahong, lidah buaya, dan ginseng jawa kepada perwakilan masyarakat RT 04 RW 01 Dukuh Pakis. Bibit diserahkan dalam kondisi baik dan sehat kepada warga yang telah memiliki pengalaman dalam budidaya tanaman TOGA, termasuk Kader Surabaya Hebat (KSH) yang sebelumnya telah mendapatkan pelatihan serupa.

Melalui pembagian bibit tersebut, diharapkan jenis tanaman TOGA di lingkungan RT 04 RW 01 Dukuh Pakis semakin bertambah dan dapat dikelola secara berkelanjutan oleh masyarakat. Selain itu, masyarakat juga memperoleh tambahan pengetahuan mengenai cara membudidayakan serta memanfaatkan tanaman obat keluarga untuk mendukung kesehatan sehari-hari.

Mahasiswa berharap kegiatan ini dapat meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pemanfaatan tanaman herbal sebagai alternatif pendukung kesehatan keluarga sekaligus mendorong masyarakat untuk lebih aktif membudidayakan tanaman TOGA di lingkungan rumah masing-masing.

STIKES Griya Husada Surabaya terus mendukung berbagai kegiatan pengabdian masyarakat yang inovatif dan edukatif sebagai bentuk kontribusi nyata institusi pendidikan dalam meningkatkan kualitas kesehatan dan kesejahteraan masyarakat.

Leave a Reply